Kamis, 11 Oktober 2012

Segitiga Bermuda yang ada di Indonesia 



Segitiga Bermuda yang ada di Indonesia akan di bahas dalam artikel ini. Sebelum membahas yang di Indonesia ada baiknya jika kita mengenal dahulu yang di Amerika. Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle) adalah sebuah wilayah lautan di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara P. Bermuda, Puerto Rico, dan Miami. Segitiga bermuda ini begitu istimewa karena seringkali terjadi kecelakaan baik udara maupun laut didaerah tersebut. Anehnya, kecelakaan2 tersebut terjadi begitu saja, seakan2 mereka hilang dalam sekejap didaerah tersebut. Banyak teori2 yang menjelaskan peristiwa ini, seperti teori gas metana, cuaca yang labil, black hole/blue hole, lubang dimensi, bahkan teori UFO/alien, namun belum ada satupun teori2 tersebut yang mampu menjelaskan peristiwa bermuda secara pasti. 

Lebih mengejutkan lagi ternyata diseluruh dunia ada sekitar 5-6 (saya lupa tepatnya) perairan yang serupa dengan bermuda triangle. Salah satunya ternyata terdapat di Indonesia. Segitiga Masalembo adalah segitiga yang serupa dengan segitiga bermuda di kepulauan Bahama. Segitiga Masalembo ini terletak di perairan laut Jawa, tepatnya pertemuan antara laut Jawa dengan selat Makasar. Jika dilihat dari gambar diatas, kepulauan Masalembo ini lebih cenderung ke selat Makasar dibanding dengan laut Jawa.

Beberapa kejadian aneh dan kecelakaan pernah terjadi di daerah segitiga tersebut. Masih ingat peristiwa tenggelamnya kapal Senopati?? KM teratai?? atau yang lebih dahsyat lagi peristiwa hilangnya pesawat Adam Air?? peristiwa2 tersebut terjadi di daerah segitiga maut ini. Bukan baru2 ini saja, dulu pada tanggal 27 Januari 1981 KM Tampomas II terbakar di laut dan karam, lokasi kejadian di segitiga maut ini juga. “Lokasi kecelakaan KM Teratai sekitar tiga mil dari bibir pantai Majene dan enam mil dari lokasi jatuhnya pesawat Adam Air,” kata Ignatius dalam laporannya kepada Menhub Jusman Syafii Jamal di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (12/1) Banyaknya kecelakaan dan peristiwa2 aneh lainnya didaerah tersebut membuat daerah segitiga tersebut menjadi daerah terlarang di perairan Indonesia. Sebenarnya apa penyebab dari fenomena segitiga Masalembo ini? Jika kita lihat dari letak geografisnya, maka didaerah segitiga Masalembo terdapat aliran arus air yang tidak normal. 

Benturan yang terjadi antara arus laut Jawa (dari barat ke timur), arus laut Flores (dari timur ke barat), ditambah dengan arus selat Makasar yang membelahnya ( dari utara ke selatan) membuat arus didaerah perairan Masalembo menjadi labil. Kencangnya benturan antara tiga perairan, ditambah dengan terbawanya air laut dingin dari Samudera Pasifik ke Samudera Indonesia (15 juta meterkubik air perdetik) Dan hampir keseluruhannya melalui Selat Makassar, disebut2 sebagai penjelasan yang paling ilmiah yang menyebabkan segitiga ini menjadi daerah terlarang. Itu dari segi kelautan (arus laut), bagaimana menjelaskan kecelakaan2 udara? apakah hanya kebetulan terjadi di wilayah Masalembo? ataukah wilayah tersebut mempunyai kekuatan misterius seperti bermuda triangle? Diatas adalah gambar peribahan cuaca dan pergerakan angin di Indonesia. Coba perhatikan ada warna merah campur kuning camur hijau kebiru2an, anehnya warna tersebut berbentuk segitiga (tepat di wilayah segitiga Masalembo). 

Mungkin ini menunjukkan kalau perubahan cuaca dan pergerakan angin di wilayah segitiga Masalembo sulit diperkirakan (labil) karena merupakan campuran dari tiga warna tadi (sebenarnya saya sendiri kurang begitu paham). Setidaknya penjelasan2 tersebut sudah mewakili bahwa segitiga Masalembo menjadi terlarang hanya karena faktor alam saja, tidak seperti segitiga bermuda yang penuh dengan kemisteriusan sampai sekarang. Tapi, taukah anda kalau diperairan Masalembo seringkali terjadi keanehan selain kecelakaan? Menurut kesaksian beberapa orang yang berhasil melewati wilayah segitiga tersebut (ternyata tidak semua berujung kecelakaan) baik dari laut maupun udara, mereka mengatakan melihat penampakan aneh, seperti burung besar, ular laut besar, dll. Mungkinkah burung besar itu pterodactyl? mungkinkah mereka melihat makhluk2 purba? ataukah mereka hanya berhalusinasi atau bahkan berbohong? yang jelas segitiga bermuda Masalembo merupakan fenomena alam menakjubkan yang hanya terdapat diperairan Indonesia.
Source: wikkipedia 
surya.co.id Read more at: http://operatorku.blogspot.com/2012/10/segitiga-bermuda.html
Copyright by operatorku.blogspot.com Terima kasih sudah menyebarluaskan aritkel ini

Senin, 08 Oktober 2012


KLUSTER SAKURA

Perumahan yang sedang dibangun terletak di kota Purwokerto tepatnya di Kelurahan Bancarkembar, dekat dengan  Universitas Jenderal Soedirman. Tersedia mulai type 45 harga mulai dari Rp.170.000.000,- (harga bisa berubah), pembelian dapat menggunakan KPR dengan DP minimal Rp.35.000.000,-. Tersedia sampai 25 unit. 


TAMAN RANDU ASRI

Perumahan yang sedang dibangun yang terletak di Kedung Randu sebelah selatan Kota Purwokerto. Dari alun-alun Purwokerto bisa ditempuh dengan kendaraan sekitar 10 menit. Disediakan dengan Type 36, harga mulai Rp.75.000.000,- (harga sewaktu-waktu bisa berubah). Bisa kredit KPR, dengan jumlah yang tersedia mencapai 60 unit. 


 

Kerajinan Tas dari sampah plastik

Limbah sampah plastik merupakan bahan yang tidak bisa di hancurkan apabila kita pendam di dalam tanah.     Sampah plastik bila dipendam dalam tanah akan mengakibatkan polusi tanah yang mengganggu kesuburan.   Dengan banyaknya limbah sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar kita, pastilah kita ingin membuang sampah tersebut. Tetapi di tangan yang terampil limbah sampah plastik bisa menjadi barang yang berguna bagi kita. seperti yang tertera pada image di atas limbah sampah plastik bisa kita buat menjadi tas. 

Dalam pembuatan tas kita bisa memilih warna yang kita inginkan.  Tas bisa berwarna putih, warna hitam, kombinasi warna hitam dan putih atau warna lain tergantung warna plastik yang ada. Dengan di
 renda dengan kesabaran maka jadilah tas yang kita inginkan. Sebelum direnda plastik kita potong dengan lebar kira-kira 2cm dengan panjang seperti tali.


Merespons SBY, Kapolri Evaluasi Penyidikan Kasus Kompol Novel Baswedan


Jakarta Secara tegas Presiden SBY menyebut bahwa penyidikan yang dilakukan Polri atas kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Novel Baswedan pada 2004 lalu tidak tepat. Apa langkah Polri merespons kasus itu?

"Kita lihat nanti, kita evaluasi ya," kata Kapolri Jenderal Polri Timur Pradopo di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (8/10/2012) seusai mengikuti pidato Presiden SBY. 

Timur belum bisa memastikan sampai kapan kasus akan dievaluasi. Jadi selama proses evaluasi, penyidikan kasus tetap dilakukan. "Iya tetap jalan," imbuhnya.

Timur menjelaskan, Polda Bengkulu melakukan penyidikan kasus itu bukan atas pengaruh siapa pun. Penyidik bergerak berdasarkan alat bukti.

"Yang namanya penyidik saat bertugas tidak terpengaruh. Penyidik punya independensi bagaimana menyelidiki itu, masalah koordinasinya itu mungkin yang tidak tepat," jelasnya.

(mpr/ndr) 

Ini 5 Kesimpulan Solusi & Langkah dari SBY untuk KPK-Polri

Jakarta Presiden SBY angkat bicara terkait kisruh yang menyeruak di antara KPK dan Polri. Ada 5 kesimpulan utama terkait solusi dan langkah yang akan dilaksanakan ke depan.

Solusi itu disampaikan SBY dalam acara yang juga dihadiri beberapa pejabat negara seperti Kapolri Jenderal Por Jenderal Timur Pradopo, Menkum HAM Amir Syamsuddin, dan Wamenkum HAM Denny Indrayana. Berikut ini 5 kesimpulan solusi yang disampaikan SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (8/10/2012):

1. Yang melibatkan Irjen Djoko Susilo agar ditangani KPK dan tidak dipecah. Polri menangani kasus lain yang tidak terkait langsung.

2. Keinginan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap Kompol Novel Baswedan dipandang tidak tepat dari segi timing maupun caranya.

3. Perselisihan menyangkut waktu penugasan penyidik Polri yang bertugas di KPK diatur kembali dan akan dituangkan dalam peraturan pemerintah. 

"Saya berharap teknis pelaksanaannya juga diatur dalam MoU KPK-Polri," tegas SBY.

4. Pemikiran dan rencana revisi UU KPK sepanjang untuk memperkuat dan tidak untuk memperlemah KPK sebenarnya dimungkinkan. 

"Tetapi saya pandang kurang tepat untuk dilakukan saat ini. Lebih baik sekarang ini kita meningkatkan sinergi dan intensitas semua upaya pemberantasna korupsi," sambung SBY.

5. SBY berharap agar KPK dan Polri dapat memperbarui MoU, kemudian dipatuhi dan dijalankan. Selain itu keduanya harus terus meningkatkan sinergi dan koordinasi dalam pemberantasan korupsi, sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang di masa depan.


(vit/ndr) 

Ini 5 Kesimpulan Solusi & Langkah dari SBY untuk KPK-Polri